← Kembali ke daftar

Kalasan Temple

Kode92
Waktu Upload2026-09-12 08:45:25
ID Place0x2e7a5a5f3dd682e7:0x744e3521829a27c1
Jumlah Review Google2.172
Jumlah Data800
Pages80
Sort Typerelevant
Folder Tanggal202609
Nama File20260912_084525_0x2e7a5a5f3dd682e7:0x744e3521829a27c1.json
URL Foto Foto Kalasan Temple

Isi JSON

Menampilkan 151200 dari 800 review   |   50 review/halaman
No Author Rating Review Waktu Language
151 arie Alaxxa 5 Tempatnya enak....murah...tidak banyak orang....di pinggir jalan raya..... 1602235322899
152 Yohana Gracilaria Simanjuntak _ 5 Tempat nyaa mudah di dapat<br>Ga jauh dari jalann petugas yang jaga ramah jugaa<br>Tenang 1667378690017
153 Astrid Kucrit 5 Salah satu tempat peninggalan bersejarah yang terletak di Kalasan 1777981814013 id
154 Indra Pratama Channel 5 Utk pertama kali sy ketempat ini, candiny cukup sepi berada di lingkungan masyarakat, bersih dan sangat terawat 1524026344973
155 Chrysta Nahuwaiy 5 Tidak ada tiket masuk atau harga tiket untuk masuk ke lokasi ini. Lokasinya bersih dan rapih serta Temple yang masih terawat 1651485480605
156 Fredy Mukti 5 Candi Kalasan, terletak di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, adalah salah satu candi Buddha tertua di Jawa yang memiliki keindahan arsitektur kuno dan nilai sejarah yang kaya. Candi ini didirikan pada abad ke-8 oleh Dinasti Syailendra sebagai persembahan untuk Dewi Tara. Meski ukurannya lebih kecil dibandingkan dengan candi-candi lainnya di Jawa Tengah, Candi Kalasan menawarkan keunikan dengan ornamen dan relief yang indah serta pahatan halus pada dindingnya.<br><br>Keistimewaan Candi Kalasan terletak pada stupa besar di bagian atasnya dan ukiran-ukiran yang masih terlihat jelas meski telah berusia ratusan tahun. Struktur bangunan ini juga memperlihatkan keahlian arsitektur pada masa itu, menggunakan batu andesit yang kuat dan teknik pahat yang rumit. Di sekitar candi, terdapat taman kecil yang asri sehingga menambah kenyamanan pengunjung yang ingin bersantai.<br><br>Sayangnya, beberapa bagian candi sudah mengalami kerusakan akibat usia dan erosi, namun upaya pemugaran telah dilakukan untuk menjaga keaslian dan kelestarian candi ini. Candi Kalasan mudah dijangkau dari Yogyakarta dan merupakan tempat yang cocok bagi mereka yang menyukai wisata sejarah atau ingin mendalami budaya Jawa kuno.<br><br>Secara keseluruhan, Candi Kalasan adalah destinasi yang tenang, menawarkan suasana sakral dan estetika bangunan yang menawan. Kunjungan ke sini akan memberikan pengalaman berharga tentang sejarah keagamaan dan budaya Indonesia di masa lampau. 1729874032431 id
157 Futya Rakhmani 5 Menyenangkan melihat candi-candi yg masih dijaga dengan baik 1708239062297 id
158 Andri Setyawan 5 Lolasinya di tepi jalan jogja-solo, sangat mudah ditemukan. 1493685005228
159 Farida Khairunnisa 4 Y lumayan untuk piknik keluarga, bukan piknik sekampung ya, Krn tempat tidak terlalu luas 1514984891096
160 Jogja Empat Roda 3 Warisan budaya yang mengagumkan, sayang kurang dirawat dengan baik. menjadikan potensi wisata candi kalasan ini kurang maksimal.. 1491720778113
161 Aryo Utomo 5 Candi Kalasan, warisan Nusantara....semoga tetap lestari jadi kebanggaan anak cucu dan sebagai bukti betapa luhurnya budaya nenek moyang Indonesia🇮🇩 1651840073478
162 Bejo infomitigasi 5 Candi Kalasan: Candi Buddha Tertua di Yogyakarta<br>Sejarah Singkat<br>Candi Kalasan, juga dikenal sebagai Candi Kalibening, merupakan candi Buddha tertua di Yogyakarta. Dibangun pada tahun 778 Masehi atas perintah Raja Rakai Panangkaran dari Kerajaan Mataram Kuno, candi ini didedikasikan untuk Dewi Tara, bodhisattva perempuan dalam agama Buddha.<br>Candi Kalasan memiliki peran penting dalam sejarah penyebaran agama Buddha di Jawa. Prasasti Kalasan yang ditemukan di candi ini menandai awal era Mataram Kuno dan menjadi salah satu bukti penting perkembangan agama Buddha di Jawa.<br>Arsitektur dan Keunikan<br>Candi Kalasan memiliki arsitektur khas Jawa Kuno dengan bentuk persegi dan atap stupa yang menjulang tinggi. Candi ini terdiri dari tiga bagian utama:<br>* Batur: Bagian kaki candi yang dihiasi dengan relief Kala dan Makara.<br>* Kaki Candi: Bagian tengah candi yang dihiasi dengan panel-panel cerita Ramayana dan Latarjitwa.<br>* Atap: Bagian atas candi yang berbentuk stupa dan dihiasi dengan 52 stupa kecil.<br>Keunikan Candi Kalasan terletak pada struktur bangunannya yang tidak memiliki ruangan garbhagriha (ruang utama untuk menyimpan arca). Hal ini menunjukkan bahwa candi ini kemungkinan digunakan sebagai tempat pemujaan terbuka atau vihara.<br>Lokasi dan Akses<br>Candi Kalasan terletak di Desa Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Candi ini mudah diakses dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.<br>Tips Berkunjung<br>* Gunakan pakaian dan alas kaki yang nyaman karena area candi cukup luas.<br>* Bawalah topi dan air minum karena cuaca di Yogyakarta bisa cukup panas.<br>* Jagalah kebersihan dan kelestarian candi dengan tidak membuang sampah sembarangan.<br>* Patuhi peraturan yang berlaku di area candi.<br>Candi Kalasan merupakan salah satu destinasi wisata sejarah dan budaya yang populer di Yogyakarta. Dengan arsitekturnya yang unik dan nilai sejarahnya yang tinggi, candi ini menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi bagi para pecinta sejarah dan budaya. 1721569276447
163 Enii Kristiana07 5 bersih ,terawat<br>masih sepi pengunjung ,htm hanya 5k<br>parkiran luas 1533349571531
164 Ashar Ashar 5 Candi kalasan bagus, bisa terlihat dari jl.raya Jogya Solo .<br>Anda bisa rehat sejenak sambil berfoto . 1766662552174 id
165 Gempar B Mahardika 5 The best place ever, kalau mau foto dengan konsep dan mencari candi yang sepi. Di kalasan bisa jadi tempat terbaik. Dengan konsep Pakain batik surjan dan Blangkon Mataraman 1520807393364
166 Dyah Putri 5 Kesini pas golden hour .kereeeen dan terawat 1717409620604 id
167 Joseph Yuniar 5 Situs warisan budaya untuk dunia yang masih terjaga 1672406413390
168 Edw 5 Buat yg hobi wisata budaya dan candi2 di Jogyakarta.ini bs jd salah satu candi yg bs kalian kunjungi.bs lebih tau nilai sejarahnya👌🏻 1542815445782
169 Ardian Dian 5 Bagus candinya cuma perlu perawatan 1729086061256 id
170 Pauline Destinugrainy 4 Ke sini weekend tapi ga ramai sama sekali. Mungkin karena candi kecil. Tiket masuk 6rb utk domestik dan 15rb utk wisman. Letaknya pinggir jalan, parkirannya juga luas.<br>Candi ini tidak jauh dari Prambanan, tapi merupakan candi Budha. Pengunjung tidak bisa masuk ke dalam bilik candi. Dan sepertinya belum mengalami pemugaran. 1708154588263 id
171 Ayu Wanda Sari 4 Tempat bersejarah, mudah diakses, semakin terawat.. 1535215324743
172 Shery Adhy 5 Saya terakhir ke sini waktu masih kuliah. Dulu pelatarannya luas banget.<br>Dari jalan pun ketika naik bis, Kalasan bisa terlihat langsung. Sekarang sudah tertutup hunian.<br>Jadi klo gak teliti, bisa kelewatan.<br><br>Buat patokan, di sebelah kiri ada gapura kecil tertulis Desa Kali Bening.<br>Setelah gempa, jadi sedikit berbeda bentuknya. 1729941642332 id
173 diek jabreak 5 Lokasinya yang terbuka kaya akan sinar mentari sejak fajar hingga temaram senja menjelang. 1673235155658
174 ch im 5 Indonesia kaya budaya<br>Perlu dilestarikan. Generasi muda 1725717428661 id
175 Ima Mili 4 Memory Tour de jogja SSBC kudus 16/02/20 1582039154765
176 benny riwidiatmo cahyono 5 Lokasinya mudah dijangkau dekat dengan RS Bhayangkara Kalasan.<br>Parkir cukup luas untuk bus pariwisata dan mobil.<br>Sangat menarik bagi pemerhati sejarah dan candi². 1739228225448 id
177 cherry zoya 5 Candi Kalasan<br><br>Candi Kalasan terletak di Desa Kalibening, Tirtamani, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, tepatnya sekitar 16 km ke arah timur dari kota Yogyakarta. Dalam Prasasti Kalasan dikatakan bahwa candi ini disebut juga Candi Kalibening, sesuai dengan nama desa tempat candi tersebut berada. Tidak jauh dari Candi Kalasan terdapat sebuah candi yang bernama Candi Sari. Kedua candi tersebut memiliki kemiripan dalam keindahan bangunan serta kehalusan pahatannya. Ciri khas lain yang hanya ditemui pada kedua candi itu ialah digunakannya vajralepa (bajralepa) untuk melapisi ornamen-ornamen dan relief pada dinding luarnya.<br>Umumnya sebuah candi dibangun oleh raja atau penguasa kerajaan pada masanya untuk berbagai kepentingan, misalnya untuk tempat ibadah, tempat tinggal bagi biarawan, pusat kerajaan atau tempat dilangsungkannya kegiatan belajar-mengajar agama. Keterangan mengenai Candi Kalasan dimuat dalam Prasasti Kalasan yang ditulis pada tahun Saka 700 (778 M). Prasasti tersebut ditulis dalam bahasa Sanskerta menggunakan huruf pranagari. Dalam Prasasti Kalasan diterangkan bahwa para penasehat keagamaan Wangsa Syailendra telah menyarankan agar Maharaja Tejapurnama Panangkarana mendirikan bangunan suci untuk memuja Dewi Tara dan sebuah biara untuk para pendeta Buddha. Menurut prasasti Raja Balitung (907 M), yang dimaksud dengan Tejapurnama Panangkarana adalah Rakai Panangkaran, putra Raja Sanjaya dari Kerajaan Mataram Hindu.<br><br>Rakai Panangkaran kemudian menjadi raja Kerajaan Mataram Hindu yang kedua. Selama kurun waktu 750-850 M kawasan utara Jawa Tengah dikuasai oleh raja-raja dari Wangsa Sanjaya yang beragama Hindu dan memuja Syiwa. Hal itu terlihat dari karakter candi-candi yang dibangun di daerah tersebut. Selama kurun waktu yang sama Wangsa Syailendra yang beragama Buddha aliran Mahayana yang sudah condong ke aliran Tantryana berkuasa di bagian selatan Jawa Tengah. Pembagian kekuasaan tersebut berpengaruh kepada karakter candi-candi yang dibangun di wilayah masing-masing pada masa itu. Kedua Wangsa tersebut akhirnya dipersatukan melalui pernikahan Rakai Pikatan Pikatan (838 - 851 M) dengan Pramodawardhani, Putra Maharaja Samarattungga dari Wangsa Syailendra.<br>Untuk membangun bangunan suci bagi Dewi Tara, Rakai Panangkaran menganugerahkan Desa Kalasan dan untuk membangun biara yang diminta para pendeta Buddha. Diperkirakan bahwa candi yang dibangun untuk memuja Dewi Tara adalah Candi Kalasan, karena di dalam candi ini semula terdapat patung Dewi Tara, walaupun patung itu sudah tidak berada di tempatnya. Sementara itu, yang dimaksud dengan biara tempat para pendeta Buddha, menurut dugaan, adalah Candi Sari yang memang letaknya tidak jauh dari Candi Kalasan. Berdasarkan tahun penulisan Prasasti Kalasan itulah diperkirakan bahwa tahun 778 Masehi merupakan tahun didirikannya Candi Kalasan.<br>Menurut pendapat beberapa ahli purbakala, Candi kalasan ini telah mengalami tiga kali pemugaran. Sebagai bukti, terlihat adanya 4 sudut kaki candi dengan bagian yang menonjol. Selain itu yang terdapat torehan yang dibuat untuk keperluan pemugaran pada tahun 1927 sampai dengan 1929 oleh Van Romondt, seorang arkeolog Belanda. Sampai saat ini Candi Kalasan masih digunakan sebagai tempat pemujaan bagi penganut ajaran Buddha, terutama aliran Buddha Tantrayana dan pemuja Dewi Tara.<br>Bangunan candi diperkirakan berada pada ketinggian sekitar duapuluh meter diatas permukaan tanah, sehingga tinggi keseluruhan bangunan candi mencapai 34 m. Candi Kalasan berdiri diatas alas berbentuk bujur sangkar dengan ukuran 45x45 m yang membentuk selasar di sekeliling candi. Di setiap sisi terdapat tangga naik ke emperan candi yang dihiasi sepasang kepala naga pada kakinya. Di hadapan anak tangga terbawah terdapat hamparan lantai dari susunan batu. Di depannya kaki tangga dipasang lempengan batu yang tipis dan halus dengan bentuk berlekuk-lekuk.<br><br>Bangunan candi diperkirakan berada pada ketinggian sekitar duapuluh meter diatas permukaan tanah, sehingga tinggi keseluruhan bangunan candi mencapai 34 m.<br><br>Kopas dr perpusnas. 1687247741291
178 Buyung Rizz 5 Cuma lewat..<br>Tp area bersih dan terawat..<br>Parkiran juga lega.. 1682564868600
179 Novira 5 Merupakan sebuah Bangunan Cagar Budaya yang dikategorikan sebagai candi umat Buddha. 1694167464952
180 Reza Rahman 5 Cocok buat mengghabiskan sore bersama keluarga sembari belajar sejarah 1499351271601
181 Sigit Hermawan 5 Mampir sejenak dalam perjalanan ke adi sutjipto. 1490764586110
182 Ezra Abrahmz 5 Candi yang sangat diagungkan umat budha, itu kata seorang biksu, tamu saya dari manca negara. Tambah maju pengelolaannya sejak pertama kali visit dahulu kala 1721044479428 id
183 Barkah Suko Mulyono 5 Candi yang indah peninggalan sejarah. 1721968227576 id
184 UNGGUL INDRIYO PRABOWO 4 Candi Kalasan yg sdh mulai tertata rapi dan bersih.<br>Sayangnya saya berkunjung saat hari Jumat yg ternyata tutup dan tdk ada pengunjung lain. Beruntung saya diberikan ijin untuk berkeliling sekitar Candi dgn peringatan tidak diperbolehkan naik ke serambi2 candi. Karena kondisinya sdh membahayakan yg di khawatirkan roboh. 1668769243906
185 Chaty Ketekx 5 Bagus bgt, kliatan dri jalan raya utama. 1707673305107 id
186 Yustina Andryastuti 5 Letaknya agak sedikit masuk melalui jalan kecil, kalau dari arah solo menuju jogja setelah candi prambanan terus di sisi kiri deretan penjual dawet batok (bogem kalasan)perlu berkendara agak perlahan agar tak terlewat ( bisa pake maps). Taman sekeliling candi asri dan terawat. 1714030494198
187 mas parikesit 5 Penjaganya ramah<br>Istimewa, candi peninggalan leluhur yg masih terjaga 1663612690344
188 Edy Surastro 4 Dekat jalan raya Jogja-solo 1765212530818 id
189 Adi Widjaja 5 Candi Kalasan merupakan candi peninggalan Budha yang cukup indah walaupun tak semegah candi Borobudur 1638096226222
190 Wayan Yudi 4 Candi yg sangat indah, waktu kesana pas hari libur. Yg jaga parkir gak ada, parkirannya tutup. Akhirnya sama satpam yg jaga disaranin parkir di rumah penduduk. HTM gak ada. Cm ngisi buku tamu aja, sama sy kasi uang rokok seiklasnya.<br>Makasi pak satpam yg sdh jaga bangunan peninggalan leluhur 1685323895063 id
191 Tumidi Tri santoso 5 Salah satu peninggalan wangsa syailendra..dkt candi prambanan..candi Boko..cand Sari dan msh byk lg 1563601494957
192 misteraans 5 Nyepeda pagi, mampir sini. Menikmati peninggalan bersejarah daerah sleman DIY.<br>20 tahunan di jogja baru mampir sekali.<br><br>Area parkir mobil tersedia. Letaknya sebelah rumah sakit bhayangkara. Biaya masuk murah dan terjangkau.... 1674747297574
193 mbah bisri 5 Masih blm menjadi destinasi wajib kalah dng Prambanan.., semoga kedepan lebih maju menjadi edukasi sejarah.., 1752910288172 id
194 24. MUHAMMAD RIZQI RAMADHANI 5 (bahasa Jawa: ꦕꦤ꧀ꦝꦶ​ꦏꦭꦱꦤ꧀, translit. Candhi Kalasan) merupakan sebuah Bangunan Cagar Budaya yang dikategorikan sebagai candi umat Buddha. Candi ini terletak di desa Kalasan, kabupaten Sleman, provinsi Yogyakarta, Indonesia.<br><br>Candi Kalasan yang berada tidak jauh dari Candi Prambanan<br><br>Candi ini memiliki 52 stupa dan berada di sisi selatan jalan raya antara Yogyakarta dan Soloserta sekitar 2 km dari candi Prambanan.<br><br>Pada awalnya hanya candi Kalasan ini yang ditemukan pada kawasan situs ini, namun setelah digali lebih dalam maka ditemukan lebih banyak lagi bangunan bangunan pendukung di sekitar candi ini. Selain candi Kalasan dan bangunan - bangunan pendukung lainnya ada juga tiga buah candi kecil di luar bangunan candi utama, berbentuk stupa.<br><br>Berdasarkan prasasti Kalasan bertarikh 778yang ditemukan tidak jauh dari candi ini menyebutkan tentang pendirian bangunan suci untuk menghormati Bodhisattva wanita, Tarabhawana dan sebuah vihara untuk para pendeta.[1][2] Penguasa yang memerintah pembangunan candi ini bernama Maharaja Tejapurnapana Panangkaran (Rakai Panangkaran) dari keluarga Syailendra. Kemudian dengan perbandingan dari manuskrip pada prasasti Kelurak tokoh ini dapat diidentifikasikan dengan Dharanindra[3]atau dengan prasasti Nalanda adalah ayah dari Samaragrawira[4]. Sehingga candi ini dapat menjadi bukti kehadiran Wangsa Syailendra, penguasa Sriwijaya di Sumatraatas Jawa.[5]<br><br>Dalam Prasasti Kalasan berhuruf Pre Nagari, berbahasa Sanskerta ini menyebutkan para guru sang raja Tejapurnapana Panangkaran dari keluarga Syailaendra berhasil membujuk raja untuk membuat bangunan suci bagi Dewi Tara beserta biaranya bagi para pendeta sebagai hadiah dari Sangha.<br><br>Profesor Dr Casparis. menafsir berdasarkan prasasti Kalasan itu, Candi Kalasan dibangun bersama antara Buddha dan Hindu. Sementara itu Van Rumond, sejarawan dari Belanda meyakini bahwa di situs yang sama pernah ada bangunan suci lain yang umurnya jauh lebih tua dibanding Candi Kalasan, sesuai hasil penelitian yang dilakukannya pada tahun 1928. Bangunan suci itu berbentuk wihara yang luasnya 45 meter x 45 meter. Ini berarti bangunan candi mengalami tiga kali perbaikan. Sebagai bukti, menurutnya, terdapat empat sudut kaki candi dengan bagian yang menonjol.<br><br>Pada bagian selatan candi terdapat dua relief Bodhisattva, sementara pada atapnya terdiri dari 3 tingkat. Atap paling atas terdapat 8 ruang, atap tingkat dua berbentuk segi 8, sedangkan atap paling bawah sebangun dengan candi berbentuk persegi 20 yang dilengkapi dengan relung arca di tiap sisinya. 1605704675013
195 Angel Shevi 4 Sebenarnya baguss, tetapi potensi kerusakan candi sangat besar 1538925458372
196 Telorcheplok 4 Wisata murah meriah 6k 1717589648169
197 Arsita Ita 4 Salah satu candi yang berada di daerah Kalasan, tidak sebesar Prambanan. Cocok untuk berlibur bersama keluarga 1759485151936 id
198 Ferdinand Dian TD 5 Candi yang agak terlupakan, padahal hanya 100M dari jalan utama 1700306561612
199 kasiyanta deka 5 Peninggalan sejarah yang harus dilestarikan. Candi ini berada di pinggir jalan raya Yogya Solo, dari jalan sudah kelihatan.<br>Candi ini tidak ramai bahkan sedikit pengunjung.<br>Saat ini candi baru di renovasi semoga semakin cantik.<br>Bagus juga untuk foto foto. 1550800649547
200 Yusuf Ell Zhar 4 Salah satu peninggalan kerajaan Budha yang terletak di pinggir jalan jogja - solo. 1490480375114